Nak

Ini Ibu, Nak. Waktu muda dulu. Waktu kamu masih lucu-lucunya, nakal-nakalnya, sayang-sayangnya. Lambat laun kau akan menjauh, tak mau dipeluk cium di depan teman-teman, tak mau digandeng dalam keramaian, tak mau menjawab telephone saat bersama gebetan. 

Ini Ibu, Nak. Yang belum punya keriput, yang masih punya tenaga untuk menggendongmu, yang selamanya ingin menyuapimu, yang segalanya semuamu. 

Ini Ibu, Nak. Dengan segala kekurangannya, semoga tak menurun pada darahmu. Walau dalam tubuhmu sebenarnya adalah darah dan daging Ibu. Yang sakit mu sakit Ibu, yang bahagiamu juga bahagia Ibu. 

Ini Ibu, Nak. Hanya mengingatkan, khawatir di suatu saat nanti di masa depan kau lupa untuk berkunjung, ataupun sekedar menelepon menanyakan kabar. 

Ini Ibu, Nak. Yang pelukannya selalu ada untukmu. 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s