Pulang

Jika kau lupa arah, aku akan menuntunmu menuju jalan pulang. 

Tenggara adalah arah mata angin yang harus kau tuju. Muara dimana perkenalan kita berada. Ketika keinginan memiliki dan ketakutan kehilangan bersanding dan beriringan dengan cumbu yang menggunung. Coba rasakan terpaannya. 

Tikungan pertama pada pertigaan yang akan membuatmu bingung, karena jika kau salah memilih kau tak akan bisa menemukanku, menemukan jalan pulang. Kau akan hilang arah dan mungkin tak akan kembali karena berada di pelukannya. 

Ingatkah bahwa ada sepasang kursi di teras depan rumah kita, tempat dimana kita melepas kata-kata penat dan bujuk rayu untuk penikmat malam. Kadang ketika malam sambil menatap bintang, kita membicarakan masa depan. Yang patah ketika kau katakan “jangan terobsesi”.

Apakah kau sudah ingat? 

Pulanglah, setidaknya jika tak ada aku yang menunggumu di depan pintu.. Masih ada dia di rumah selanjutnya. 

–*

Backsong: Bigbang – If you

Iklan

2 thoughts on “Pulang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s