Tugas

Hakikatnya tugas manusia adalah menerima: kenyataan. Lantas mengapa banyak manusia yang tidak mau menerima kenyataan tentang hidupnya, yang dikatanya miskin, berbohong, dan cari muka. Entah apa yang mereka cari. 

Menerima adalah tugas sepele yang berat. Aku bahkan entah.. Bisa mengerjakannya atau tidak. 

Semacam PR yang harus dikumpulkan besok pagi, menerima juga butuh persiapan. Mempersiapkan hati atas pengharapan yang berlebihan. 

Ada kalanya kecewa adalah musuh terberat dari menerima. Mungkin lawan terberat dari kecewa adalah keikhlasan. Sedangkan batas ikhlas dan kecewa berakhir pada batas langit dan samudera. 

Bisakah manusia menerima: kenyataan? 

–*

Masih di tempat bermain anak, mencoba menjadi salah satunya. 

Iklan

3 thoughts on “Tugas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s