Sonet: Y

Walau kita sering bertemu. Di antara orang-orang melawat ke kubur itu. Di sela-sela suara biru. Bencah-bencah kelabu dan ungu.

Walau kau sering kukenang. Di antara kata-kata yang tlah lama hilang. Terkunci dalam bayang-bayang. Dalam remang.

Walau aku sering kausapa. Di setiap simpang cuaca. Hijau menjelma merah menyala. Di pusing jantra.

: ku tak tahu kenapa merindu tergagap gugup di ruang tunggu.

–*

Halaman 34

Hujan Bulan Juni

Sapardi Djoko Damono

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s