Satu Matahari

Kata mereka, cuma ada satu matahari. Kataku, itu milikku. Dan aku tak mau berbagi.

Di batas itu, aku memilih menjadi buta. Kenapa? Tanyamu.

Entahlah. Mungkin cinta memang begitu.

–*

Halaman 50

Buku Tentang Ruang

Avianti Armand

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s