Tentang Hutang

Bukannya saya tidak mau hutang, tapi saya belum butuh. Masih cukup pendapatan kami untuk makan sehari-hari. Kami belum butuh baju baru, belum butuh mobil, atau hal-hal lainnya. Kami masih cukup dengan apa yang kami punya saat ini.

Kami masih punya satu hutang yang belum kami lunasi, hingga kami tidak berani untuk sekedar hutang beras di koperasi. Kami masih menabung untuk Aqiqah Za, dua ekor kambing. Semoga segera terlunasi tahun ini🙂

–*
Kepada semua orang di sekitar saya yang menganggap saya sok kaya karena tidak mau hutang, agar kalian mengerti apa yang terjadi. Curcol lagi😀 Heheheee

10 thoughts on “Tentang Hutang

    • aldilalala berkata:

      Butuh tapi ga sebegitu butuh –hehe, setiap kebutuhan pasti ada prioritasnya, tinggal mana yg dibeli dulu mana yg belakangan. Disebut orang kaya kalo punya banya uang (walau masih ada hutang .. hutang janji janji palsu mungkin yg belum dilunasi, hehe). Semoga kita termasuk orang yang dicukupkan segala kebutuhannya🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s