Angin-Angin Yang Pulang

Jika jarak adalah pintu
ingin kupinta waktu adalah dadamu
dengan sabar menanti
angin-angin yang jauh pulang kembali.

Jika jarak adalah pohon
pada langit aku memohon
agar tak menumbuhkan awan-awan yang
menghalangi matahari menghadirkan kehangatan.

Sebab kita tak akan pernah sudah oleh sedih
rentangkan lenganmu rapal doa-doa itu
agar tenang angin-angin itu pulang menuju
pintu-pintu atas pinta-pinta yang berulang.

–*
Halaman 92
Kuajak Kau ke Hutan dan Tersesat Berdua
Boy Candra

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s