Hujan yang Kedinginan

Udara terlalu dingin di kota ini saat
hujan turun, saat kau jauh dari sisiku.

Rindu telah membekukan segala kehangatan,
membuka jarak yang membentang,
sepanjang pandangan Tuhan.

Kita adalah harapan yang sepakat bertahan,
sepaket dengan kesepian, kala hujan turun,
dan kau jauh di seberang kota di balik gurun.

Aku adalah rintik hujan yang dijatuhkan ke tanah,
ke jalan-jalan, kepada ingatan, yang berharap
bertemu kamu agar tak mati kedinginan.

–*
Halaman 67
Kuajak Kau ke Hutan dan Tersesat Berdua
Boy Candra

2 thoughts on “Hujan yang Kedinginan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s