Menghadapi Kemarau

Tak ada langit yang selalu biru
tak ada sedih yang tak berkesudahan
Percayalah daun-daun tak selalu berwarna hijau

Tak jarang kerisik jauh lebih memukau

Kau daun di tubuhku yang batang,
tenangkanlah dirimu, tetaplah menjadi
daun yang tumbuh dengan waktu
Biarlah angin dan hujan mencerca kita
Tetaplah menguatkan tubuhku, tabahlah
dengan semua desau yang barangkali mengganggu

Kuhidup dengan kau. Kupahami kau percaya kita
adalah daun dan batang yang akan tetap memukau meski
nanti mungkin akan menghadapi ribuan musim kemarau

–*
Halaman 61
Kuajak Kau ke Hutan dan Tersesat Berdua
Boy Candra

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s