Quiz Monday FlashFiction Prompt #3: On The Street

01. Operasi

operasi-polisicredit

“Pa, ayo kita balik arah!”.

“Untuk apa sih ma, jalan ini kan jaraknya paling dekat dengan rumah kita. Kalau muter apa ga tambah jauh, toh?”.

“Di depan ada operasi polisi, pa”.

“Papa bawa surat-surat lengkap kok. Mulai dari KTP, SIM, STNK, sampai buku nikah kita pun sudah papa bawa”.

“Enggak pa, ayo kita putar arah saja. Mama ingin jalan-jalan”.

“Jalan-jalan kemana sih, Ma? Solar juga hampir habis. Kita pulang saja”.

Sirine polisi meraung-raung membawa kami berdua, setelah mereka menemukan kepala putriku dari istri pertama yang menghilang seminggu yang lalu, tergeletak di bagasi mobil.

Istriku tersenyum.

Sial. Aku lupa menaruh pisau dapurnya disana!

*102 kata

02. Atheis

Tikungan

 dokumentasi pribadi (Penanjakan Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, Indonesia)

Aku seorang atheis. Aku tidak percaya adanya Tuhan. Aku hanya percaya bahwa manusia dan alam semesta tercipta secara spontan melalui proses fluktuasi kuantum.

Tidak ada yang namanya surga dan neraka. Tidak ada kehidupan setelah mati ataupun surga. Semua itu cuma dongeng bagi orang-orang yang takut akan kegelapan.

Ketika aku pulang kerja di jum’at dini hari. Aku mengemudikan mobil dengan setengah mengantuk. Sekejap ku lihat sebuah truk nyelonong ke arahku dari arah berlawanan. Langsung ku banting setir ke arah kiri. Truk itu berhenti mendadak, membuat tubuhnya oleng dan tergeletak dengan barang-barang bawaan berceceran di jalan.

Mobilku keluar lintasan. Menabrak palang pembatas dan aku masuk jurang. Mobilku jatuh berguling-guling, suaranya berdebam lebam menggebuk-gebuk dada.

Di dasar jurang, mobilku rusak berat dan aku keluar dengan darah di sekujur tubuh. Ku lihat cahaya terang berpendar di atas sana.

“Ya Tuhan. Aku selamat”, gumamku.

*139 kata (nyolong dari dokumen lama)

03. Polisi Tidur

polisi tidurcredit

“Belok kiri saja, sayang. Apa kau tidak melihatnya?”.

“Melihat apa? Tidak ada papan penghalang jalan disini”.

“Tapi aku melihat gambar tengkorak tersilang di sisi jalan tadi. Kita tak boleh melewati jalan ini”.

“Kau salah lihat”.

“Tapi .. apakah kau tidak merasa aneh? Sepertinya terlalu banyak polisi tidur disini?”.

Pacarku berteriak ketika ku nyalakan lampu depan. Mayat-mayat bergelimpangan di jalanan.

“K-kita harus kembali. P-pergi dari s-sini. Ayo cepaaat!”.

“Kenapa harus terburu-buru?”. Taringku keluar.

*71 kata

Yuk, ikutan QUIZ MONDAY FLASHFICTION #3 – On The Street

  • Quiz Monday FlashFiction #3 = 3 FlashFiction
  • Quiz Monday FlashFiction #3 = 102 + 139 + 71 = 312. 312 habis dibagi 3 😀
Iklan

15 thoughts on “Quiz Monday FlashFiction Prompt #3: On The Street

  1. ronal berkata:

    sadiiiis 3 cerita sekaligus mba..satu aja dah pusing cari idenya hahaha…
    hebatnya lagi ketiga tiganya beraroma kematian semua…
    Nice mba paling suka yg pertama 😀

  2. fatwaningrum berkata:

    iyya ih, bikin 3 cerita sekaligus, bagi2 dong :D. saya gak tau kenapa suka crita yg ke2 meskipun endingnya udah bisa kebaca 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s