Hari Buruh Se-Dunia

Pagi ini, gue liat di tipi kalo pak presiden sengaja menjadikan tanggal satu mei sebagai hari libur nasional. Eh, gue kok baru tau? Trus ga ada pengumuman lagi di pabrik. Masuk ga sih aslinya?

Dengan autisnya gue sms pak iwan yang notabene punya istri sebagai staf personalia, kali aja punya kabar –selain pulsa gratis untuk menginfokan kepada seluruh dunia bahwa HARI INI LIBUR.

Sms balasan : Masuk seperti biasa.

Adyaaah .. *garukgaruk pantat, pergi ke kamar mandi*

pabrik kayu

Sebenernya untuk apa sih peringatan hari buruh? Karena di pabrik gue nyatanya adem-ayem-tentrem-damai-sentosa, ga terjadi apaapa seperti bakar ban, bakar kambing, dan bakar menyan. Apakah buruhburuh di pabrik sudah ikhlas a.k.a nerimo opo onone yang dikasih pabrik padanya?

Ohmen! Yang bener aja. Gue yang baru enam bulan kerja disana udah ga betah garagara menejemen waktu. Dua puluh lima hari kerja, untuk pegawai produksi 7 jam per hari, untuk staf 8,5 jam per hari. Dan lu semua pada nerima, huh?

Padahal cikal bakal peringatan hari buruh ini oleh orang bule disono noh, menuntut pengurangan jam kerja menjadi 8 jam per hari. Kelebihan setengah jam selama enam bulan udah rugi berapa jam untuk gue pacaran?

&^$@%%^&&*^$^&!@#$

Apalagi kalo kalender kerja dalam satu bulan ga beraturan. Ga ngefek punya kalender di rumah yang banyak tanggal merahnya, karena hari minggu tetep masuk untuk menggantikan hari libur diantara senin sampe sabtu itu. Bagaimanapun keadaannya, sebanyak apapun tanggal merahnya, dalam satu bulan harus ada dua puluh lima hari kerja! *wooot?*

Kami butuh hari libur!Β Kami butuh hari libur!Β Kami butuh hari libur!

Mau ngomel kayak apa juga gue masih aja berstatus sebagai buruh. Ya dinikmatin aja lah hari buruh se-dunia ini dengan masuk kerja. Tapi entah karena suasana atau karena baru gajian, hari ini gue rasa sebagai hari santai se-dunia. Karena gue masih sempet beli cilot, masih sempet sembunyi trus tidurtiduran, masih sempet main origami ketika komputer nge-hang, masih sempet tanya sama mas diko, “Mas, enaknya gue ngapain ya?”. Segitunya ya saking ga ada pekerjaan.

Selamat hari buruh se-dunia. Jangan jadikan status buruh menjadikan lu orang yang paling terhina dan terkucilkan. Karena serendah apapun status seseorang, jika orang itu mencintai pekerjaannya maka akan dimudahkan segala pekerjaan, rejeki, jodoh, dan bebas hutanghutangnya πŸ™‚

Iklan

16 thoughts on “Hari Buruh Se-Dunia

  1. Ilham berkata:

    heran juga ngeliat demo2 di tv. mungkin karena saya gak ngerasain jadi buruh ya hehe. yoi tuh yang penting kerjanya dinikmati n disyukuri, paling gak banyak temen yang menyenangkan.. πŸ˜‰

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s