Prompt # 10 : Hanya Shioban

“Kereta kuda hanya untuk para ratu dan penyihir.”

“Memangnya apa yang akan kamu lakukan jika aku menginginkannya?” kata Shioban sambil mendelik ke arah jin penjaga.

“Aku tidak akan melakukan apa-apa, karena kereta ini sudah diberi mantra agar rakyat jelata sepertimu tak dapat menaikinya”, ujar jin penjaga sambil bertolak pinggang dengan angkuh.

“Aku tidak percaya!”, sanggah Shioban.

“Coba saja kalau bisa”, jin penjaga terbang melesat menuju punggung Shioban, memberi jalan bagi Shioban untuk masuk ke dalam kereta kuda.

Belum sampai kakinya menjejak lantai kereta, Shioban terpental. Ternyata mantra itu benar-benar melindungi kereta kuda. Shioban tak berhenti menyerah, ia menerobos tubuh kasat mata jin penjaga untuk masuk ke dalam kereta. Berkali-kali pula tubuhnya terpelanting kesana kemari. Sampai lutut dan siku Shioban berdarah.

Jin penjaga merasa iba melihat perjuangan Shioban yang tak putus asa, “Jangan diteruskan”, ia menghentikan langkah kaki Shioban dengan mantra.

Shioban berkaca-kaca, “Aku sangat ingin menaiki kereta itu. Menikmati pawai dari dalam kereta akan terasa menyenangkan”.

“Tapi kau tak diijinkan untuk menaikinya!”, tegas jin penjaga.

Shioban mulai menangis, air matanya terjatuh. Ia mendongakkan kepala, menatap mata kasat mata jin penjaga.

PussInBoots

Sumber : Puss In Boots

“Sekali ini aja. Pliiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiissssssssssssssssss. Eike janji deh ga bakal rempong-rempong amat di dalem sana, yuk cyiiiiin”.

“Oh .. come on! Yang bener aja!”, jin penjaga menghela napas sambil mengeluarkan kunci. *Godaan ini terlalu berat, Tuhaaan*

Hanya Shioban yang mampu merayu jin penjaga.

Tit tit.

Pintu kereta terbuka ke atas. Wwuuzzz. Shioban terperajat melihat angin berhembus kencang ketika pintu dibuka, keluar asap putih memenuhi sekelilingnya. Matanya berbinar.

Setelah Shioban masuk ke dalamnya, kemudian pintu ditutup. Di gembok dan di password. Jin penjaga tersenyum dan segera pulang ke rumah karena telah menjalankan tugasnya.

Hanya Shioban yang bisa menaiki kereta kuda.

#Monday Flash Fiction (Prompt #10)

13 thoughts on “Prompt # 10 : Hanya Shioban

  1. rinibee berkata:

    Agak bingung saya dengan ceritanya. Jinnya pulang ke mana? Bukannya dia bertugas menjaga kereta kuda? Sementara kereta kuda malah sedang dipakai Shioban yang rakyat jelata?

    Nah ending yang ini juga bikin bingung:

    “Hanya Shioban yang bisa menaiki kereta kuda.”

    Sementara Shioban kan rakyat biasa?

  2. Latree berkata:

    nah, kurasa dari semua yg komen baru mbak Evi Shoka yang nangkep. ide bagus Mbak. cuma kudu ditambahin penjelasan kenapa Shioban harus ditangkap.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s