Perihal Anak, Versi Pak Ghofur dan Mas Hendra

Suatu ketika di siang yang panas sepoisepoi akibat tiupan angin AC di ruang kasie barecore, terjadi perkelahian hebat beladiri alias silat lidah dari seorang mandor dan anak buah.

anak

Mandor (M) : Kita sebagai orangtua hanya mengarahkan anak agar selamat dunia akherat.

Anak buah (B) : Tapi kan ada pepatah, buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Kalo bapaknya kayak gini –nakal, keras kepala, dan jelek, pasti anaknya ya mau ga mau bakal kayak gitu juga.

M : Buah kelapa jatuh dari pohon kelapa, mau dicolong beruk, dijual sama manusia, diterbangin gagak, dibawa nenek sihir untuk dimakan putri salju, dipendem dalam tanah bawah laut, buah kelapa ya akan jadi pohon kelapa juga. Ga bakal berubah jadi pohon belimbing ataupun pohon pisang.

B : Lah iya kan bener? Jelek ya jadi jelek.

M : Liat situasi dan kondisi dong bro. Tergantung iklim dan tanahnya juga pohon kelapanya akan berbatang lurus kokoh menghujam langit kayak monas, apa miring ke kanankiri macam skoliosis.

B : Tapi bibit pasti punya andil lebih besar. Ga peduli seberapa keras orangtua mendidik anaknya menuju jalan yang benar, kalo orangtuanya kasar-galak-jelek pula, anaknya enggak bakal hidup lurus.

M : Ya ga bisa gitu juga toh.

B : Ya emang kayak gitu pakbos.

Dan mereka tak berhenti berkomentar hingga komentarnya tidak dapat ditulis dalam blog ini.

Dari pembicaraan pak ghofur (sang mandor) dan mas hendra (si anak buah), gue belajar bahwa memang benar jika bibit memegang peranan penting dalam pengarahan orangtua pada anak, tapi yang lebih mengena adalah PEMBIASAAN. Semisal saja ibu menyuruh anaknya minum susu setiap hari, tapi ibunya selalu minum kopi tak hentihenti. Semisal saja ayah menyuruh anaknya makan sayur setiap saat, tapi ayahnya selalu menyisihkan wortel ke pinggir piring makan siangnya.

Apa yang dilihat oleh anak, itu yang mereka pelajari.

One thought on “Perihal Anak, Versi Pak Ghofur dan Mas Hendra

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s