Tukang Kayu

Well. Gue benerbener kerja di pabrik kayu. Gue udah terbiasa mencium aroma perkayuan dunia. Tapi sampe detik ini gue belom bisa bedain kayu karet, kayu pinus, dan kayu sengon. Gue juga ditantang untuk bisa tau ukuran kayu yang dilihat dari jarak lima meter. Ajegile!

Di pabrik ini, kayukayu gelondongan dipapras abis jadi balokbalok kayu berbagai ukuran. Cara ngeliat ukurannya itu dari penampang yang paling kecil. Duatiga empatsatu. Tigatiga enamdua. Tigadua be, tigatiga ce, dan sejenisnya. Ukuranukuran tersebut dinyatakan dalam satuan milimeter. Dan gue disuruh nebak kayu di utara berukuran berapa, kalo di selatan berapa, bahkan yang ada di samping gue pun gue enggak tau. Gile aja men, apa lu bisa bedain 2,8 cm dengan 3,1 cm? Diliat dari dekat pun susah. Apalagi yang jauh sampe 5meter coba ?-? Gue rasa orangorang disini bisa tau ukuran dada dan pantat gue dari kejauhan. Hah. Benarbenar tidak sopan. Ckckck.

Maka dari itu gue berniat sebulan ini gue harus bisa bedain ukuran. Dari kemarin gue bawabawa penggaris sepuluh sentian buat ngukur penampang kayu. Sampe niat bedainnya, gue pengen bawa pulang beberapa contoh kayu. Sekalian buat ganjel pintu dan telenan pisau. Tapi kan itu termasuk rahasia perusahaan. Jadi enggak boleh dibawabawa sembarangan.

Karena aldilalala sekarang udah jadi tukang kayu, si papa rela minjemin meteran tukang dan dikasihkan secara ikhlas ke gue biar gue bisa memanfaatin dan menjadi tukang kayu yang baik dan benar. Aamiiin.

Daripada penggaris sekolah, meteran ini cukup canggih dan setidaknya ga malumaluin gue sebagai tukang kayu amatiran. Kadang kala sebagai bahan pembelajaran, gue juga sering ngukurin gigigigi para pekerja disini. Eh meteran gue rusak. Garagaranya sih .. abis kecemplung di boiler dan dikelindes truk pembawa kayu gelondongan, hehe, ga ding, garagaranya ya .. emang udah udzur, udah tua, karatan, panuan, bintilan juga, alhasil jadi rusak deh. Setelah almarhum meteran gue dikebumikan dengan membuangnya di sungai terdekat, gue pun pinjem meteran sama orang pabrik. Ga hanya dipinjami, dikasih gratis men, kurang apa coba.

Karena disini adalah pabrik kayu maka METERAN ADALAH NYAWA DARI TUKANG KAYU. Ga punya meteran, berarti bukan seorang tukang kayu. Maka jangan heran kalo sebagian besar tukang kayu istrinya gedegede, karena sebelum nikah dia tau perempuan mana yang bisa membengkak mana yang malah menyusut, kan bawaannya meteran, ukuran yang panjang pun disukainya. Uwow :O

Selain meteran, nyawa dari tukang kayu adalah KALKULATOR.

Secanggih apapun lu pinter matematika, pinter ngitung, pinter teknologi komputer, kalo lu ga bisa gunain kalkulator secara baik dan benar juga ektra cepat secepat kilat, maka lu belum bisa dinyatakan sebagai tukang kayu profesional. Jadi kalo ada yang bilang bahwa KERJA DI PABRIK KAYU ITU BUAT ORANGORANG YANG GA BERPENDIDIKAN, YANG KERJANYA CUMAN PAKE OTOT DAN BETIS, maka LU SALAH BESAR. Kalo ga bisa make kalkulator dengan cepat, lu ga bakal bisa kerja disini men. Selain itu kalkulator yang dipake harus yang sesuai dengan standart perusahaan, yaitu KALKULATOR HARUS HIDUP alias ada baterainya dan bisa digunakan. Itu saja. Simple kan😉

Rasa bersyukur gue yang paling besar adalah .. gue bekerja diantara priapria ganteng. Huehehehe. Bukannya soksok jablai karena ga punya pacar, tapi dengan bekerja diantara priapria maka gue ga merasa tersaingi. Mau gue dandan jelek lah, ga pake sepatu lah, upil belum dibersiin lah, gue ga perlu tengsin karena ga ada saingannya😀 Ohoho. Ya ada sih bapakbapak yang cantik, yang tidak perlu didekati karena sudah punya delapan anak dari tiga istri.

Nah. Sekarang siapa yang pengen kerja jadi tukang kayu?

2 thoughts on “Tukang Kayu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s