Markisa

Ya Tuhan. Terimakasih karena Engkau telah menciptakan buah markisa. Hingga hamba tau bagaimana rasa masam-kecut-kayak ketek sebenarnya.

Bulan agustus duaribuduabelas adalah moment dimana gue pertama kali nyobain markisa. Awalnya jana pulang sekolah bawa buah kayak lemon tapi keras. Ini buah apa? Pas dibuka kok isinya biji semua, yang dimakan apanya?

Setelah gue kenalan, akhirnya gue tau si buah ini punya nama. Yaitu MARKISA HAQUE😉

Markisa tergolong ke dalam tanaman genus Passiflora, berasal dari daerah tropis dan sub tropis di Amerika.

Nama lain yang dikenal untuk buah ini antaranya maracujá (Portugis),maracuyá (Spanyol), Passion Fruit (Inggris), Granadilla (Amerika Selatan dan Afrika Selatan), Pasiflora (Israel), Lilikoʻi (Hawaii), dan Lạc tiênChanh dây atau Chanh leo (Vietnam).

Di Indonesia terdapat dua jenis markisa, yaitu markisa ungu (passiflora edulis) yang tumbuh di dataran tinggi, dan markisa kuning (passiflora flavicarva) yang tumbuh di dataran rendah. Beberapa daerah yang menjadi sentra produksi markisa ini antara lain Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan.[1]

Sementara itu, ada pula varian markisa yang tumbuh di daerah Sumatera Baratyang disebut sebagai markisa manis (passiflora edulis forma flavicarva).

Ya emang kecutkecut ketek gimana gitu ya. Tapi gue doyan. Secara gue suka nyosor ke ketek orang, jadinya gue amat sangat doyan sekali ama si markisa ini. Edodoe. Meskipun makan yang kecutkecut bikin sakit perut, ternyata markisa ada banyak manfaatnya loh,

Nahloh. Setelah tau manfaatnya, masih pengen makan buah markisa yang banyak kan? Tapi mengkonsumsinya setelah makan nasi ya. Biar perut lu ga berontak dengan semenamena😀
Hari ini jana bawa markisa banyak banget. Curiga deh. Nyolong dimana dia?
Gue: Lu ngambil dari sekolahan ya?
Jana: Di sekolah gue ga ada pohon markisa, ga ada pohon sama sekali malahan.
Gue: Lah lu dapet markisa ini dari mana? *Gue ga percaya kalo jana beli di tukang buah, secara dia pelit sangat*
Jana: Gue titip temen gue yang punya rumah di jatiroto sono, sekitar belasan kilometer dari rumah.
Gue: Ooo. Begitu. Jadi temen lu punya kebuh markisa gitu?
Jana: Ga sih. Markisanya dapet dari hasil bapak temen gue yang nemu buahnya berserakan di halaman kantornya, trus mau dibuang tapi gue udah pesen duluan. Jadinya markisanya dikasihin ke gue.
Gue: o.O *setengah takjub setengah heran setengah gila*
Berarti .. disono markisa enggak dianggap sebagai buah yang bermanfaat, malah dibiarin jatuhjatuh berguguran gitu masuk tempat sampah lalu dipungutin bapaknya temen jana. Oh men. Gue ternyata suka jajanan hasil pungutan sampah :O Tapi enak loh. Bermanfaat pula. Gue mah sukasuka aja *emang dasarnya NGRAGAS*

10 thoughts on “Markisa

    • aldilalala berkata:

      Baunya malah manis bang. Sekali dibelah langsung menyeruak ke seluruh penjuru dunia hingga siapapun yang mencium aromanya bakal pengen makan *lebai* Lalu tertipu deh, karena saking kecutnya sampe meremmerem meringis kayak drakula gitu😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s