Edisi Patah Hati

Sori guys. Kali ini gue kasih cerita serius yang sedihsedih, akibat dari lara hati yang teramat sangat mendalam dan tak akan terlupakan dalam hati. Bukannya mau doain lu biar ngerasain hal yang sama dengan gue. Tapi dengan menulis, gue serasa meninggalkan separuh ingatan yang pengen gue lupain. Sumpah. Gue pengen amnesiaaaa .. Udah jedotin kepala ke tembok, ketabrak truk gandeng, dan nyeburin diri ke laut selatan. Tapi yang ada gue semakin menjadi autis dan sinting parah gilak.

Lu kenapa bisa patah hati al?

Panjang ceritanya, ga bisa gue ceritain sekarang. Karena pikiran gue belom jernih *tercemar air comberan

Lu patah hatinya ekstrem ga sih al?

LU MAU NYUMPAHIN GUE MATI BUNUH DIRI YA *ambil kain kafan .. lalu dijual lagi

Ga segitunya kaleee. Meskipun kali ini patah hati yang gue alamin benarbenar menyakitkan dan gue sendiri ga tau obat penawarnya, entah akan sembuh seribu taun lagi, tapi gue masih punya niatan untuk berusaha bangkit dengan kedua kaki gue sendiri, pastinya dengan dukungan dari mama dan papa. Gue yakin Tuhan selalu ada.

Eh malah curcol. Mana ceritanyaaa ..

Okei. Gue akan tampilin ceritacerita galau yang gue alamin ketika patah hati. Yang belom pernah baca blog gue, tulisantulisan kali ini termasuk dalam Flash Fiction. Cuman 100-200san kata, dengan ending melayang. Ya melayang, entah di udara, di air, maupun di luar angkasa. Ceritacerita galau lainnya dapat lu saksikan di halaman BukanFiksimini.

Selamat membaca. Gue mau ambil pisau dan tali jemuran.

Hati yang Tersakiti

Aku dapat memaafkan segala sikap kasarmu padaku. Aku dapat melupakan kesalahan janjimu yang tak pernah kau tepati. Namun aku tak dapat memaafkan segala keingkaran yang kau pendam selama ini. Aku dengan tulus menyayangimu. Kau begitu sempurna di mataku. Dewasa dan bijaksana, tanpa ku tau kekurangan padamu. Bayang semu. Aku benarbenar dibutakan oleh cinta.

Aku tak pernah menyangka akan terjadi seperti ini. Ketika kau katakan bahwa ada dua cinta dalam hatimu. Bukankah salah satunya sudah kau buang jauh dalam anganmu? Mengapa kau lagilagi bandingkan aku dengannya?

Salahku yang tak benarbenar mengenalmu. Ternyata kau orang yang kejam. Begitu pula dengannya. Mengapa kalian berdua masuk dalam kehidupanku? Mengapa aku yang harus jadi korban? Jika kau lebih mencintainya, mengapa kau harus menyakiti aku? Salah apa sampai aku harus menanggung kepedihan yang mendalam.

Kau pikir dengan mengatakan semuanya, lalu aku akan memaafkanmu begitu saja? Tidak. Kau harus membayar semuanya. Kembalikan hatiku, kembalikan jiwaku, kembalikan keperawananku.

Kembalikan .. kembalikan semuanya .. atau .. pematik ini yang akan menjawabnya.

Dikabarkan dalam sebuah surat kabar, seorang bisu nekat membakar habis kelamin seorang pria beristri lima.

*) satu juli duaribuduabelas : pukul 22.00

Warisat

Untuk: Gina

Aku tak menyalahkanmu, yang telah masuk dalam kehidupan kami. Namun aku belum bisa melupakan semuanya bahkan memaafkannya. Tapi banyak hikmah yang bisa ku ambil dari peristiwa ini. Bahwa hati manusia tak sebagus kelihatannya. Bahkan hatinya lebih busuk hingga baunya sampai mengganngu oranglain. Manusia berhak untuk berencana, tapi Tuhan yang menentukan. bahkan Ia yang akan membalas apa yang kita perbuat di masa lalu.

Untuk: Brian

Aku menyayangimu, namun cintamu telah membunuhku. Aku berjanji dalam hati bahwa malam ini terakhir kalinya aku menangis karenamu. Tak usah lagi bimbang dalam memilih. Aku keluar dari permainan ini. Ku relakan kau pergi bersamanya. Bukannya aku menyerah, namun aku tak mampu lagi untuk bertahan. Daripada melukai diri lebih baik kita akhiri sampai disini. Terimakasih atas segalanya. Terimakasih karena telah mendewasakanku hingga saat ini. Aku akan berusaha menjadi yang lebih baik lagi, tapi bukan untukmu. Selamat jalan kekasih. Semoga Tuhan selalu melindungi jalanmu bersamanya.

Untuk: Dito

Meskipun kau bukan keluargaku, tapi aku sangat berterimakasih karena telah menganggapku sebagai kakak perempuanmu. Namun sampai kapanpun aku akan tetap menjadi kakak perempuanmu, jika kau mau. Tolong sampaikan kepada ayah dan ibu, terimakasih karena telah menganggapku sebagai anak perempuannya. Terimakasih terimakasih terimakasih.

Dari:

Akbar

*Warisat (dalam bahasa planet) =wasiat seorang waria

*) satu juli duaribuduabelas : pukul 22.30

Karma

Pria yang kucintai, jatuh ke pelukan seorang janda beranak dua. Ia tega meninggalkanku dan ketiga anakku. Si bungsu terus saja menangisi ayahnya yang tak kunjung pulang. Si sulung selalu pulang malam, dan sempat ku cium bau alkohol di mulutnya. Si tengah yang trauma .. tak bisa mencintai lelaki.

Pukulan demi pukulan kerap kali ku terima jika aku melakukan kesalahan. Salah memasak, salah menata meja kerjanya, ataupun salah mengatur posisi tubuhku ketika bersetubuh dengannya.

Lima tahun lalu, aku mencuri sesuatu dari sahabatku. Sesuatu yang amat berharga, melebihi dunia ini .. melebihi apapun di alam semesta. Hingga sahabatku mati bunuh diri dengan menenggelamkan dirinya ke laut. Aku hanya mengambil lelakinya.

Si bungsu berteriak ketakutan melihatku berlumuran darah dengan kepala hampir terlepas dari badan. Tanpa sadar aku gorokkan pisau ke leherku, ketika ku lihat si tengah berpelukan dengan arwah sahabatku.

*) satu juli duaribuduabelas : pukul 22.90

Orang jahat

Ia termasuk orang jahat. Seringkali menampar anak terkecilnya untuk melampiaskan kemarahan pada suaminya.

Ia termasuk orang jahat. Selalu mengumpat tak jelas, meludahi, dan mengencingi setelah ia menghabisi nyawa musuhnya.

Ia termasuk orang jahat. Terbiasa untuk berbohong pada istrinya bahwa masakannya enak.

Ia termasuk orang jahat. Tak pernah lupa untuk menyisipkan sedikit hasil korupsi pada uang yang berikannya kepada pengemis kecil.

Ia termasuk orang jahat. Ketika di dalam bus tak pernah mengalah untuk memberikan tempat duduk kepada wanita tua renta.

Ia termasuk orang jahat. Di depan ia terlihat manis dengan hijabnya, namun tak ada yang tau bahwa ia menjadi istri simpanan seorang polisi.

Aku?

Aku juga termasuk orang jahat. Kau lihat diseberang sana, seorang wanita dengan pakaian putihnya dengan tangan dan kaki dirantai besi. Aku telah melenyapkan akal sehatnya dengan menolak, ketika ia datang padaku meminta pertanggung jawaban atas bayi yang dikandungnya.

*) satu juli duaribuduabelas : pukul 22.140

Jatuh Patah Cinta

Seperti apa rasanya jatuh cinta?

Segalanya. Aku dapat merasakan desiran darah mengalir hangat memenuhi relung sukmaku. Serasa dada menjadi penuh dan kelebihan muatan, berimbas pada senyum yang tanpa sengaja ku pancarkan setiap saat. Seperti kupukupu yang terbang di dalam perutku, perasaan bercampur aduk yang membuatku kegelian. Memandang segala sesuatunya secara lebih baik, bahkan keburukanmu pun tak dapat ku lihat.

Aku dibutakan oleh cinta.

Seperti apa rasanya patah hati?

Segalanya. Ketika kau berdusta dan membuat janji diatas ingkar. Serasa ditikam berkalikali oleh gelegar petir. Hingga membuat kondisi tubuh memburuk dan tak berkesudahan, berimbas pada sepasang mata yang dibanjiri kecewa hingga memancarkan kehampaan semesta dan ketiadaan api. Dingin dan membeku. Semua amarah berkumpul dalam dada, membuatku sulit bernapas. Bahkan untuk memandang masa depan pun aku tak sanggup. Aku tenggelam dalam nista kemunafikan dunia.

Tapi Tuhan selalu ada. Ia membukakan mata hatiku ketika indera penglihatanku basah dan terluka.

*) satu juli duaribuduabelas : pukul 22.260

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s