Psikotes Koran

Udah mateng, sangat sangat mateng persiapan gue untuk tes koran ini. Karena sebelumnya udah belajar di Soal Psikotes Koran Pauli Kraepelin ..

Adapun tujuan dari tes pauli-kraepelin ini adalah untuk mengukur karakter seseorang pada beberapa aspek tertentu, yaitu :

  • Aspek keuletan (daya tahan)
  • Aspek kemauan atau kehendak individu
  • Aspek Emosi
  • Aspek penyesuaian diri

Dalam tes ini, sebenarnya anda hanya diminta untuk mengerjakan hitungan sederhana. Yaitu menjumlahkan deretan angka-angka. Namun yang menjadi masalah adalah jumlah deretan angka yang diberikan sangat banyak. Yaitu sebesar lembaran koran. Sehingga tes yang juga dikenal dengan istilah “Tes Koran” ini menuntut konsentrasi, ketelitian, stabilitas emosi dan daya tahan yang prima. Semakin banyak kesalahan yang anda buat, menunjukkan anda orang yang tidak teliti, tidak cermat, tidak hati-hati dan kurang memiliki daya tahan yang cukup terhadap stres atau tekanan pekerjaan.

Udah dari dua minggu sebelumnya gue belajar dari KRAEPELIN-PAULI Test. Bagus. Sangat direkomendasikan. Dan sekarang gue udah siap😀

Gue tau bahwa yang diuji dalam tes ini adalah ketelitian dan ketahanan. Ini adalah psikotes pertama kali buat gue, maka dari itu pandangan pertama amat sangat berkesan. Gue berdebardebar dan semangat untuk mengerjakannya.

Gue dapet kertas selebar A3 yang dipenuhi angka berderetderet, lebih dari matriks yang selalu gue pelajari dalam matematika. Fine, gue bisa ngerjainnya dengan baik, bilang dalem hati buat nenangin diri sendiri. Baru seperempat perjalanan, mata gue langsung juling, bingung 2+3 kok bisa jadi 5, kaki kesemutan, pantat apalagi. Aaaarrrgggghhhh .. pengen kentut!

Berkalikali gue yakinin diri, tapi ga ngaruh. Semakin ke kanan semakin ke bawah semakin ke belakang .. semakin banyak waktu terbuang garagara lupa 8+3 hasilnya berapa. Sial. Selain kekuatan otak, kekuatan mata dan kekuatan tangan juga dibutuhkan dalam psikotes kali ini.

Dan mental gue benarbenar jatuh ketika orang yang berada tepat di belakang gue minta kertas tambahan. Ajegile! Kertas A3 bolakbalik itu masih kurang? Nih orang emang pinter apa termasuk murka?

Gue yakin mbak itu keturunan mpu gandring, makanya jadi pinter ngitung nomer togel.

Saran aja dari gue, jangan pernah terpengaruh dengan orangorang di sekitar lu. Kerjain aja semampunya. Kalo bisa usahakan konsisten, satu detik satu angka, dijamin grafik yang dihasilkan dalam tes koran akan linier.

Karena ga semua yang bisa ngerjain cepet itu teliti. Bersemangatlah! Maka dari itu malam sebelumnya jangan pernah begadang cuman nonton drama korea, tapi lu harus tidur cepet alias tidur yang berkualitas. Biar keesokan harinya lu masih punya tenaga untuk ngerjain psikotes.

Yang penting, jangan jelalatan. Emang bakal banyak cewekcewek cantik dan cowokcowok ganteng yang juga ikutan psikotes. Hei guys, nyadar dong! Mereka itu saingan lu! Jadi jagalah mata dan mulut agar ga kebayakan ngomong, melotot  apalagi kebanyakan kentut, karena hanya akan menguras tenaga dan otak. Efeknya .. psikotes koran ini ga bakal berhasil.

Yakinlah dua pertiga tenaga gue abis untuk tes yang satu ini. Efeknya ga hanya ngebuat mata capek, badan kurus, rambut beruban, setelah pulang dari tes, gue langsung minum antangin. Pusingpusingnya belom sembuh sampe detik ini. Oh Tuhan .. gue enek liat angka lagi! Pengen buang duit karena gue ngeliat ada angka disitu.

9 thoughts on “Psikotes Koran

  1. justin naingolan suryadjaja berkata:

    memang mbak hobiest kentut ya, setiap action dimana aja selalu actionya mau kentut ,wekekeke

  2. mocco berkata:

    Waduh… siang ini gw baru psikotes… bikin pusing… hitungan simpel kadang kita lupa n bikin gregetan… cm musti kuat mental supaya bs ngerjain…

  3. diana08 berkata:

    mau nanya untuk mencoba tes koran ini gimana ya , yang di link itu ? udah masukin jumlah kolom terus barisnya tapi ngerjaiinya gimana apa di copas dulu ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s