Lebih Dari Ini

Dan akhirnya engkau berbalik. Setelah melepasku dengan pelukan. Kau berjalan menjauhiku yang tengah mematung melihatmu menggenggam tangannya.

Aku dapat mencintaimu lebih dari ini. Kau tau?

Tapi kau tak akan pernah mau tau. Tau apa kau dengan penderitaannku?

Terlambat, katamu. Aku tau bahwa semua ini terlambat. Terlambat untuk mengejar cintanya dan terlambat untuk kembali ke pelukanmu.

Lalu aku harus apa ketika tak ada seorangpun yang mau mengaku sebagai ayah dari bayi ini?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s