Cinta Sudut Segitiga

Pernah ngerasain cinta segitiga? Atau lu pernah denger tentang pengalaman temen yang ngerasain cinta segitiga? Mungkin aja temennya bapaknya pakdenya nenek buyutnya tantenya tetangga lu pernah ngalamin yang namanya cinta segitiga. Sebelum lebih jauh membahas cinta segitiga, gue mau tanya, lu tau ga sih arti dari cinta segitiga?

Memang, cinta segitiga adalah cinta yang melibatkan tiga orang dengan dua cinta di dalem satu hati. Tapi pernah ga lu pikir apakah pemodelan cinta itu membentuk suatu segitiga?

Ga mesti. Tergantung jenis kelamin dan kebiasaan hidup. Bagaimana bisa? Bisa aja setelah lu liat contoh-contoh gambar yang udah gue buat.

Nah. Kemungkinan-kemungkinan seperti itu bisa aja terjadi. Tapi kalo hubungan cinta segitiga yang umum, pihak kedua dan ketiga pasti ga ada hubungan. Kalo ada hubungan pasti ya kalo ga temen biasa ato paling sahabat. Kalo yang ga normal mah yang juga sama-sama suka, jadi cerita cintanya melingkar seperti itu seperti segitiga.

Jadi ga semuanya dapat dikatakan sebagai cinta segitiga.

Menurutku cinta yang menghinggapi remaja-remaja pada umumnya itu adalah cinta sudut segitiga. Bukan cinta segitiga. Mengapa demikian? Simak penelitian gue.

Dikatakan cinta sudut segitiga karena pihak yang terlibat berjumlah tiga orang dengan sudut maksimum dari jumlah sudut segitiga.

Ada dua sudut disana, jika dijumlahkan tidak mungkin berjumlah 0 derajat dan jarang sekali ada yang berjumlah persis tepat 180 derajat, jika berjumlah lebih dari 180 derajat sangat tidak mungkin. Karena jumlah sudut segitiga adalah 180 derajat. Masuk akal ga? Kalo ga masuk akan nanti gue cari nama yang lain selain ini😀

Ada sebuah cerita cinta pengalaman sobat gue, Satria, yang berada di dalam suatu hubungan cinta sudut segitiga. Ceritanya. Satria menyukai seorang wanita yang menurutnya adalah tipe dia bangeeetz, Ika. Mereka berdua punya rasa yang sama. Padahal Ika masih punya pacar yang ga bisa ditinggalkannya. Ika ga bisa memilih antara Satria atau pacarnya, Ika nekat membagi hatinya pada kedua orang itu.

Kenyataannya sudut yang terbentuk tidak sama besar. Karena kita ga tau seberapa besar hati kita dan ga tau bagaimana bentuk hati kita, apakah berbentuk kubus-balok-kerucut-ataukah bola, so kita ga tau berapa volume hati kita, jadi Ika ga mampu membaginya sama persis pada dua orang itu. Jelasnya sudut yang terbentuk pada pacar Ika lebih besar dari sudut yang terbentuk pada Satria. Lalu bagaimana nasib Satria? Dia ga bisa melupakan Ika dan dengan rela menjadi yang kedua walaupun tiap detik ia merasa sakit.

Salahkah jika lu masuk dalam lingkaran cinta sudut segitiga? Ya. Lalu siapa yang harus disalahkan? Ketiga-tiganya. Pertama, si pacar. Jika pacar dapat menjaga Ika dengan baik, memperhatikan dan selalu melindungi Ika dengan seluruh jiwa dan raga, Ika pasti tak akan mencari pengganti untuk menutupi lubang di hatinya. Kedua, si Ika. Kalau saja Ika merupakan wanita dengan pikiran modern dan pintar, ia pasti sanggup dan mampu untuk memilih. Meskipun laki-laki ga ada yang mau untuk menjadi pilihan, namun Ika harus memilih salah satu. Siapa yang harus ia pilih, yaitu siapa yang paling kuat berada di hatinya, yang ia rasa mampu untuk menjaga dan melindunginya. Jika Ika tak pernah memutuskan untuk memilih siapa, ia pastilah wanita yang kejam dan tega untuk mempermainkan hati dua orang pria sekaligus. Yang ketiga adalah Satria. Jelas. Ngapain juga Satria masuk ke dalam hubungan orang lain. Meskipun didasari oleh cinta dan pengorbanan, namun merusak hubungan orang lain adalah suatu hal yang benar-benar tercela. Sampai kapan ia mampu untuk menahan rasa sakit di hatinya? Apakah ia mau selalu dan selalu menjadi yang kedua? Satria, tolong tinggalkan saja Ika. Jika Ika mencintai lu, ia pasti tak akan menyakiti lu seperti ini. Jika Ika mencintai lu, ia pasti akan memilih keputusan dengan cepat, memilih lu ato meninggalkan lu. Gue kasian ama hati lu yang udah dimainin oleh cinta.

Sekejam-kejamnya cinta, cinta pasti mampu untuk membuat lu bahagia. Tapi apakah lu yakin bahwa lu mampu untuk menghadapi kejamnya cinta?

Jika masih pacaran aja lu bisa masuk ke dalam hubungan cinta sudut segitiga, bagaimana jika lu udah berumah tangga? Pikirin orang tua, mertua, dan anak-anak lu. Seindah apapun cerita cinta, gue saranin agar lu bisa menghindari cinta sudut segitiga? Karena bukan hanya lu yang akan terluka, sahabat-sahabat di samping lu juga bakal kecewa dengan keputusan yang lu perbuat.

Akhir kata gue sampaikan. Tegaslah menjadi wanita! Bijaksanalah menjadi pria! Lek iyo, iyo. Lek endhak, endhak. Ojo iyo, sing endhak-endhak. Ojo endhak, sing iyo-iyo.

Tetap di mario ‘aldila sakinah putri’ teguh. Silver ways ^^v

3 thoughts on “Cinta Sudut Segitiga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s