*Tukang Gombal

Di rumahku. Jarum jam, menit, dan detik berputar-putar.
Aku bertanya, dimanakah engkau sekarang?
Kau menjawab, aku masih ada disini. Di dalam hatimu.

Aku bertanya, lalu kenapa kau lama sekali tak menjemputku?
Kau menjawab, aku di sudut hatimu. Menunggu untuk kau bangunkan. Kau tersenyum, aku sakit.
Aku pergi menyusulmu.

Aku duduk di sebelah ranjangmu dan bertanya, bagaimana kau bisa sakit seperti ini? Kau pasti tak menjaga kesehatan.
Kau menjawab, karena aku terlalu memikirkanmu hingga rindu ini menyebabkanku terkapar sakit.

Aku bertanya, kau sudah makan? Mana obatmu? Biar aku yang menyuapkannya untukmu.
Kau menjawab, aku tak butuh makan dan aku tak butuh obat. Aku hanya butuh asupan cinta dan kasih sayangmu.

Sudah dua belas jam aku disini, aku pulang.
Kau berkata, jangan pergi. Aku tak bisa hidup tanpamu.

Tukang gombal.
Kejamnya kau mencuri hatiku.
Aku bahkan tak bisa berpindah ke lain hati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s