*Rindu

Kau pergi terlalu lama. Sudah terlalu lama.

Sekarang hari ke dua puluh tujuh. Bisa kau bayangkan bagaimana aku dua puluh tujuh hari tanpamu.

Bagaimana jika aku melupakanmu?
Bagaimana jika aku melupakan wajahmu?
Bagaimana jika aku melupakan senyumanmu?
Bagaimana jika aku melupakan tatapanmu?
Bagaimana jika aku melupakan sentuhanmu?
Bagaimana jika aku melupakan cintamu?

Cepatlah pulang. Dua puluh tujuh hari sudah terlalu lama untukku. Cepatlah kembali. Aku mohon, jangan pergi lagi.

Apakah kau melupakanku?
Apakah kau melupakan wajahku?
Apakah kau melupakan senyumanku?
Apakah kau melupakan tatapanku?
Apakah kau melupakan sentuhanku?
Apakah kau melupakan cintaku?

Maaf sayang.
Mungkin hati ini masih terbelit rindu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s