*Frankenstein

Kecelakaan sepuluh hari yang lalu, menyebabkan aku dirawat di rumah sakit. Aku melihat jahitan melingkar di kepala. Kepalaku terasa enteng. Sepertinya kepalaku tak berotak.

Aku mengenal seorang gadis tanpa nama. Ia hampir setiap hari lewat di depan kamar tempat aku dirawat. Pura-pura tidak memperhatikan tetapi matanya terus menyorot ke dalam kamar.

Suatu ketika ia memberanikan diri masuk ke kamar dan mengatakan bahwa ia mencintaiku.

Aku tak sempurna.
Aku tak peduli. Aku tetap mencintaimu apa adanya.

Kami akhirnya menikah. Aku berharap, semoga kehidupan yang akan kami jalani berakhir dengan bahagia.

Malam pun tiba, ku buka pakaian. Ia menjerit pingsan ketika melihat dadaku berlubang tanpa jantung dan paru-paru.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s