*Terkejut

Dita adalah orang yang tidak pernah terkejut. Aku selalu gagal membuat kejutan untuknya.

Ketika ku kagetkan ia pada tengah malam tepat di hari ulang tahunnya yang ketujuh belas. Ketika di persimpangan jalan sepedanya hampir ku tabrak dengan mobilku. Ketika aku berkata padanya bahwa ia adalah anak hasil perselingkuhan Ibunya dengan Ayahku.

Dita tak terkejut. Ia tak pernah terkejut.

Di suatu malam, aku nekat masuk ke dalam kamarnya melalui jendela. Ku kagetkan dia segera.

“Lihat! Kau memandang detak jantungmu sendiri!”.

Dita masih terus terpejam. Ia tak melihat segumpal daging yang ku bawa. Dadanya terbuka dengan beberapa tulang rusuk yang sengaja kupatahkan.

Darah merahnya berlumuran memenuhi ranjang. Jantung yang ku bawa berhenti berdetak. Dita tetap terpejam dan diam.

Sial.
Aku tak pernah bisa membuat Dita terkejut.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s