*Berdoa

Hari ini aku berdoa pada Tuhan lebih lama dari biasanya. Aku berdoa dengan sepenuh hatiku. Berharap agar Tuhan mengampuni segala kesalahan-kesalahan yang pernah ku perbuat.

Hanya satu doaku untuk hari ini, aku tak ingin dipenjara. Ya. Hari ini adalah hari dimana aku akan dieksekusi. Diadili di depan hakim dan jaksa penuntut. Aku berharap pengacara yang ku sewa dengan mahal dapat membual hebat sehingga mereka dapat membebaskan aku.

Aku tak melakukan kesalahan besar, Tuhan. Aku hanya ikut-ikutan mengambil paksa koper berisi uang gajian dari koperasi di desaku. Aku hanya membantu untuk memecahkan kaca mobilnya. Aku hanya membantu memenggal tangan ketika mereka tak mau melepaskan koper itu. Ya Tuhan. Aku ingin bebas.

Pengacara masuk ke dalam, dia berbisik di telingaku, “Mereka setuju dengan uang yang kita berikan. Kau dibebaskan”.

Aku menanggalkan pakaian yang ku gunakan untuk berdoa. Menutup kitab suci berdebu yang sudah lama tak pernah ku baca dan memasukkannya ke dalam tas.

“Ya Tuhan, semoga aksiku malam ini tak lagi ketahuan”.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s